Love Story

kisah cinta

memang tak pernah ada habisnya ketika membicarakannya..

pertama kali aku bisa menjerit menangis karena cinta yang tak bisa memiliki, ketika SMA kelas 2.
dia adalah adik kelasku.
namanya, dirahasiakan, sebut saja NP.

bagiku dia orang yang pertama kalinya membawa harapan kepadaku.
kita bisa akrab karena kita satu tim dalam Karya Ilmiah Remaja.

senang sekali rasanya bisa berada di sampingnya.
diperhatikan semua hal sampai hal terkecil olehnya.
seperti ditelpon olehnya, melihat senyumnya, dll.
walaupun dia tidak setampan pria-pria di luar sana.
tapi yang aku yakin, aku sayang dia, sangat sayang dia.

dia datang saat waktu yang tidak tepat.
sangat tidak tepat.
karena saat itu aku sudah terlanjur merajut hubungan dengan orang lain, HTS-an dg seorang veteran, brnama DM.

Ternyata semua tak seindah yang aku bayangkan..

Kita semakin menjauh dan jauh..

Dia semakin menjauhi aku.
Dan aku?
Aku hanya bisa menangis mengingat kenangan kami.

Kenangan menyusuri jalan-jalan di Puncak, melihat lampu-lampu perumahan ketika malam, merasakan nikmatnya hidangan di Wisma Ciloto.
Banyak kata darinya yang masih terngiang-ngiang di telingaku hingga saat ini..

Teman-teman KIR-ku yang baik hati, yang memerhatikan hubungan kami berdua.

Sampai 2 tahun lebih aku hanya bisa meratapi nasib tanpa bisa memilikinya.

Tak ada seorang pun yang bisa menghapus dirinya dalam hatiku, walaupun aku banyak menjalani hubungan dengan berbagai pria.

Sampai akhirnya..
Aku meninggalkan SMA-ku tercinta
dan mulai menitir lembaran baru..

ntahlah,,
apa cinta sebuta itu?
NP juga sempat berpacaran dengan cewe yang sama sekali tidak ada apa-apanya dibanding aku.
ntah..!

STAN.
Sekolah yang menjadi tujuan orang tuaku.
Akhirnya aku memasuki sekolah itu.

Banyak pria yang berkenalan denganku.

Sampai akhirnya aku berkenalan dengan kakak tingkatku yang bernama KYP.

Yahh..

Awal yang sangat indah..
Sangat indah..
Aku bahkan tidak kuat untuk menceritakan semuanya.

Banyak hal yang kita lakukan bersama, sangat banyak.
Mulai dari kuliah berangkat bersama, makan, masak kentang goreng, cuci piring, bersepeda, lari pagi di Senayan, merayakan tiap tanggal jadi kita, tukeran kado, nonton, beli pakaian, belanja, ke Ragunan, Monas, ke Surabaya.

Ya Allah..
Banyak sekali kenangan kami..
Banyak sekali pengorbanannya untukku.

Sampai akhirnya dia mulai merasa tidak bahagia denganku.
Mungkin karena selama ini aku banyak menyakitinya.

Dia mulai tega merusak semuanya.
Semua impianku, harapanku kepadanya.

Dia meninggalkanku untuk selamanya dengan mengatasnamakan kebahagiaannya yang tak pernah terwujud denganku.

Ya Allah, apa selama ini dia benar-benar menyayangiku?

Ya Allah, apa arti ini semua?

Inilah hukuman untukku atau hukuman untuk kami?

“Aku ingin punya cewe yang juga bisa dekat dengan teman-temanku..aku ingin punya cewe yang..”

Dia tidak menemukan semua keinginannya di diriku.

Setelah 1 tahun 4 bulan 2 minggu kita bersama,
Akhirnya dia pergi meninggalkanku.

Ya Allah, aku sudah merencanakan pergi ke Sby menemuinya, tapi apa?
Dia tetap kukuh meninggalkanku.

(cerita bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s