Mama

Ma, sebentar lagi bulan Romadhon.
Mba akan sahur hanya bertiga dengan Ellen dan papa.
Rasanya berat sekali, Ma.

Saat Mba membaca sms terakhir Mama saat Mama masih ada, rasanya sakit sekali.

Mama, betapa sulitnya Mba menjalani hidup Mba yang sekarang, penuh tekanan dari sana-sini.

Mama, nanti siapa yang akan mengurus wisuda Mba?
Dampingi Mba di pelaminan?

Mama, kenapa semua jadi seperti ini..
Mba kangen banget cium pipi Mama, kangen suara Mama..

Ma, Mba inget semua tentang Mama.

Sekarang papa jadi suka murung.
Mba sedih, Ma.

Mba iri temen-temen ditelpon ibu mereka saat kita di Puncak.

Mama, kenapa sekarang Mba jadi hancur kayak gini.
Mama, Mba pengen sama Mama terus.

Mama…

Kenapa Ma?
Kenapa Mba cuma disambut dengan bendera kuning saat Mba pengen bilang Mba Sayang Sama Mama..
Kenapa, Ma?

Udah 38 hari Mama ga sms Mba.

Mama, mama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s