Tunggakan Pajak 3 Perusahaan Bakrie Bisa Bengkak 500%

JAKARTA – Tiga perusahaan yang bernaung dalam Grup Bakrie diprediksi harus membayar sejumlah tunggakan pajak sebesar 400 persen dengan potensi beban pokok yang harus dikenakan mencapai 500 persen, jika dugaan tunggakan pajak senilai Rp2,1 triliun terbukti benar.

“Kalau disidik, kalau mau nebus tidak perlu diproses pengadilan, ada kesempatan untuk menebus sesuai pasal 44 dengan mengajukan permohonan ke Menkeu dan Menkeu ke jagung untuk minta penghentian penyidikan dengan syarat, dia harus bayar denda 400 persen dengan pokok jadi 500 persen,” ungkap Dirjen Pajak Mohammad Tjiptardjo, saat ditemui wartawan, di Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu (16/12/2009).

Namun, permasalahan pengadilan tergantung pada hasil penyidikan yang dilakukan, jika tidak terbukti maka proses tidak bisa dilanjutkan. “Kalau tidak ada pidana selesai, kalau ada pidana teruskan,” tegasnya.

Sebelumnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak otoritas pajak, terkait dengan pernyataan otoritas pajak mengenai tunggakan kewajiban pajak perseroan.

“Menanggapi pemberitaan media seputar pernyataan Dirjen Pajak mengenai tunggakan kewajiban pajak perseroan, Bumi Resources menunggu penjelasan lebih lanjut dari otoritas pajak untuk menyamakan persepsi,” ungkap Senior Vice President and Investor Relations Corporate Communications BUMI Dileep Srivastava, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, belum lama ini.

Sementara itu, manajemen PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) enggan menjawab atas krisruhnya masalah tunggakan pajak sebesar Rp2,1 triliun tiga perusahaan di bawah naungan perseroan. Tiga perusahaan tambang di grup Bakrie yang dimaksud adalah PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Arutmin Indonesia.

“Kami tidak akan menjawab di sini terkait masalah (tunggakan pajak) itu. Kami di BNBR hanya sebagai pemegang saham, beda dengan dulu kita bisa ke operasional dan teknis. Jadi kami tidak bisa menjawab, di kesempatan lainnya mungkin,” ungkap Managing Director & Chief Executive Officer (CEO) BNBR Gafur Sulistyo Umar, dalam paparan publik (publik expose/PE) Bakrie & Brothers di Hotel Four Season, Jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s