A Walk to Remember (2002)

A Walk to Remember

Landon Rollins Carter adalah murid pria paling populer di Beaufort. Ia dan teman-teman se-genknya sangat arogan dan sombong, tiap harinya mereka hanya bias bersenang-senang dan berbuat onar.

Pada awal cerita, London and the genk mencoba untuk mengerjai seorang teman barunya, Clay Gephardt. Mereka pergi ke sebuah pabrik minuman keras untuk berpesta dan setelah itu menyuruh Clay untuk melompat ke kubangan yang berada di pabrik itu dari ketinggian 100 meter lebih. Dan saat Clay mendarat di kubangan, ia terluka parah terkena pipa besar yang terendam di dalamnya.

Kasus keonaran itu membuat London-sebagai otak dari keonaran itu dihukum. Ia harus membantu OB setelah pulang sekolah, mengajarkan juniornya les privat di hari Sabtu, dan berpartisipasi di ajang klub drama saat akhir semester (musim semi).

London sangat risih harus melakukan semua itu. Apalagi harus menghafal naskah drama yang sangat panjang dalam waktu 1 bulan. Ia juga mengalami kesulitan menjadi guru privat dengan murid laki-laki yang sangat acuh dengan pelajaran yang diberikan olehnya. Tetapi semua syarat-syarat yang diajukan Kepala Sekolah tetap ia lakukan dengan baik, agar dia tetap dapat melanjutkan sekolahnya.

Drama musim semi itu kebetulan mempertemukannya dengan Jamie Elizabeth Sullivan, gadis culun dan pendiam di Beaufort.

Jamie dan Landon selalu bersama-sama sejak taman kanak-kanak, tetapi Landon tidak pernah mau berbicara dengan Jamie karena menurt Landon, Jamie adalah anak perempuan yang aneh. Jamie selalu duduk makan siang di meja ketujuh. Itu bukan meja yang dihindari, tapi itu jelas kawasan pengasingan diri. Jamie hanya punya satu sweater. Jamie memandangi kakinya saat berjalan. Dan sebagai hiburan, Jamie menjadi guru privat saat akhir pecan dan melalang buana dengan bintang dan anak-anak.

Saat tidak ada teman yang dapat membantu London untuk menghafal naskah drama, Landon meminta bantuan kepada Jamie. Pada awalnya Jamie tidak mau membantu tetapi pada akhirnya Jamie mau membantu Landon dengan satu syarat …

#Landon tidak boleh jatuh cinta dengan Jamie.#

Saat pementasan drama itu, semua terperangah melihat penampilan Jamie yang begitu mempesona. Landon pun dibuatnya tak berkedip melihat Jamie dalam balutan gaun nan anggun, dengan gaya rambut yang berbeda dari biasanya.

Dan kejutan di dalam ending pementasan drama itu adalah setelah Jamie mengalunkan lagu A Walk To Remember, Landon mencium bibir Jamie….

Tepuk tangan meriah dari penonton melengkapi kesuksesan pentas drama itu.

Tanpa sadar Landon telah jatuh cinta dengan Jamie, ia mulai merasa bahwa Jamie adalah wanita yang benar-benar baik dan dapat mengubah hidupnya menjadi jauh lebih baik lagi.

Pada saat Landon menunjukkan semua perhatiaanya kepada Jamie, Jamie meragukannya, dan meminta Landon untuk membuktikannya.

Ternyata Landon sangat mencintai Jamie, ia melakukan apa pun untuk menunjukkan rasa cintanya kepada Jamie. Mulai dari meninggalkan teman-temannya yang selalu mengganggu Jamie, meminta kepada ayah Jamie untuk mengajak Jamie makan malam, dan mewujudkan semua harapan Jamie.

Saat semua itu telah dilakukan Landon, ia menyatak cintanya kepada Jamie. Jamie begitu senang dan mengulangi bahwa pernyataan bahwa Landon tidak boleh mencintainya. Tetapi cinta mereka begitu besar dan membuat mereka merasa bahwa saat-saat mereka bersama adalah saat yang paling indah.

There is no perfect human and there is no perfect life…

Kisah cinta mereka ditutup dengan kematian Jamie akibat leukemia yang diidapnya. Sebelum Jamie meninggal, Landon mewujudkan impian Jamie yang paling besar yaitu menikah di gereja tempat dimana ayah dan ibunya menikah dulu.

Jamie telah mendapatkan keajaibannya, ia telah mendapatkan malaikatnya yaitu Landon.

“Cinta tak pernah sombong dan angkuh.

Cinta tak pernah kasar dan egois.

Tak pernah tersinggung dan penuh benci.

Cinta tak membutuhkan kesenangan di atas dosa orang lain,

tapi senang dalam kebenaran.

Cinta selalu siap memaafkan, percaya, berharap, dan menahan apapun yang terjadi.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s