Kecewa

Ada saatnya seseorang mengalami kekecewaan, kekecewaan besar, kecil, atau teramat besar.
Aku bukanlah orang yang pintar untuk bergaul, aku tidak mau banyak mengecewakan mereka-mereka yang telah lama berada di dekatku.
Aku bukanlah orang yang bertindak semauku, aku selalu memikirkan orang lain dalam mengambil tindakanku.

Kalian tahu bagaimana seseorang kecewa?
Aku tahu bagaimana kecewa itu datang dan pergi.
Datang dan pergi lagi.

Aku terlalu banyak berharap kepada manusia, banyak sekali..
Padahal hal itu hanya membuatku kecewa bukan bahagia.
Aku hanya bisa memandang lemah mereka-mereka yang telah menegecewakanku..
Dalam benakku hanya ada satu kalimat,

“Aku tidak akan pernah melakukan hal yang sama ssepertinya sehingga orang lain akan kecewa denganku.”

Janji, janji adalah awal mula dari kekecewaan seseorang.
Janji membuat sesorang akan mengharapkan sesuatu, kebahagiaan.

Aku sering sekali dijanjikan banyak hal dengan mereka yang mengaku mencintaiku.
Mungkin mereka melihat aku adalah seorang pemaaf yang kapan saja akan memaafkan mereka.
Ya, aku akan selalu memaafkan mereka.
Tapi kalian tahu bahwa, mereka telah menorehkan luka kecil di hatiku, tiap harinya, dan membuatku jera untuk berharap kepada kepada kebahagiaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s