Arti Wisuda STAN 2010 bagi Aku (yang bukan siapa-siapa)

Sepertinya inilah momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh mahasiswa STAN, betul begitu?


Bagiku: momen ini adalah saat di mana aku bisa banyak mencucurkan air mata. Mengapa? Karena banyak hal yang membuatu berhutang air mata untuk momen-momen sebelumnya.

Kita coba ke belakang sejenak, mencoba mengingat apa yang terjadi sekitar tiga tahun lamanya di belakang… ada begitu banyak momen yang secara acak menguras otakku untuk memaksaku memilih momen mana yang paling menonjol di ingatanku, yah aku menemukan satu momen itu:

Wisuda SMA 38 Jakarta – aku (lagi-lagi) melewatkan momen ini. Yah, sebenarnya aku tidak punya banyak alasan yang kuat untuk melewati momen ini. Aku hanya tak mau merepotkan kedua orang tuaku, yang harus pergi ke sana-sini meminjam uang hanya untuk memoles wajahku dengan serbuk-serbuk berwarna atau mengenakanku dengan pakaian yang tidak biasa aku kenakan, serta rambut yang harus dikeraskan selama berjam-jam.

Aku adalah seorang anak yang punya pemikiran sangat sederhana, selama hal itu tidak banyak membawa kesenangan untukku, aku tidak akan melakukannya.

Life is so simple, just do what you want to do…
It’s the only thing that make you happy…

Wisuda STAN – aku pernah menyaksikannya tahun kemarin. kebetulan aku menjadi salah satu panitia.

Seseorang pernah menjanjikan kepadaku suatu hal, ia berjanji akan menghadiri wisudaku. Tapi zaman sekarang apa kau masih bisapercaya dengan mulut manusia, mulut yang punuh dengan kebusukan,
aku : kini aku tidak bisa percaya semudah aku mempercayai kata-kata manusia seperti dulu.

Apa yang akan aku tatap saat aku selesai wisuda nanti?

Teman? Aku hanya punya beberapa teman di kampusku itu, mungkin hanya ada segelintir orang.

Lantas ke mana yang lain? Aku hanya sekedar tahu nama mereka tidak lebih.

Menatap orang-orang yang tertawa gembira bersama keluarga mereka yang setidaknya lebih bahagia dariku, menatap mereka-mereka yang diperkenalakan dengan orang tua pasangan mereka?

Sementara aku………..

Menatap dengan tatapan kosong akan semua itu.

Selamat atas kelulusan kita semua, semoga kita tidak hanya berguna bagi diri kita sendiri.

Aku ingin hidup dalam fantasiku, karena aku tahu fantasiku jauh lebih membahagiakanku dibandingkan dengan dunia nyata ini.

6 thoughts on “Arti Wisuda STAN 2010 bagi Aku (yang bukan siapa-siapa)

  1. fantasi memang terkadang begitu membahagiakan, tapi kita tidak bisa dan tidak mungkin lari dari kenyataan,,, sepahit apapun itu, fantasi bisa membuat kita bahagia karena hati yang meyakininya sebagai kebahagiaan, so mungkin kita bisa belajar menata hati kita, agar kenyataan (sepahit apapun itu) tetap dapat membuat kita bahagia, meskipun tidak saat itu juga,,, mungkin nanti kan muncul hikmahnya dalam episode kehidupan kita yang lain,,, atau kita tidak sempat merasakannya,, dan orang lainlah yang merasakannya. Apapun itu, tetap tabah n semangat….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s