Namanya Desi, Desi Diarnitha

Berlomba-lombalah anak bangsa untuk memasuki sebuah sekolah tinggi ternama di pinggiran Jakarta. Walaupun letaknya di pinggiran Jakarta tetapi nyatanya sekolah tinggi itu banyak mencetak orang-orang besar yang kerap membanggakan khalayak ramai, tapi sayang tak luput sekolah tinggi itu pun juga mencetak sampah masyarakat yang kerap mengrogoti kekayaan negara.

Ada salah seorang siswi dari Jakarta ternyata yang berhasil memasuki sekolah tinggi itu. Tetapi tak disangka ia justru berat hati menerimanya karena orang tuanya tidak mampu untuk membiayainya apabila ia kuliah di universitas tempat cita-citanya tertanam. Tak banyak yang harus dilakukan olehnya, namun ia tetap tersenyum demi kebahagiaan kedua orang tuanya.

Seperti saat SMA-nya dulu, ia berpikir takkan banyak yang akan berubah. Caranya belajar mungkin akan sama, caranya berpenampilan mungkin akan sama, perlakuan teman-temannya terhadapnya mungkin akan sama, semua mungkin akan berjalan sebagai mana mestinya saat ia duduk masih mengenakan rok abu-abu.

Ia menatap langit-langit rumahnya, tiada langit-langit yang ia tatap, tatapannya jatuh pada asbes yang tersusun rapi sebagai pelindung rumahnya dari terik matahari dan hujan. Rumahnya begitu sederhana tetapi membawa kehangatan yang luar biasa. Ia memikirkan betapa mudahnya ia mendapati kelulusan di berbagai tes masuk sekolah tinggi dan kini ia hanya tinggal memilih mana yang ia kehendaki.

Siswi itu bernama Desi, Desi Diarnitha, sebuah nama yang akan banyak memberikanmu penghargaan atas hidupmu.

One thought on “Namanya Desi, Desi Diarnitha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s