Kaskus

Aku hanya seorang wanita biasa yang penuh dengan kekurangan dan bahkan minim dengan kelebihan.

Sejak kecil aku menderita hipersomnia yaitu suatu kelainan di mana setiap hari harus tidur minimal 8 jam. Sehingga, siapapun yang berani mengganggu tidurku akan kubunuh.

Aku senang berkhayal tentang perilaku orang lain. Kenapa dia begini, kenapa begono??? Kenapa dia seperti anu???

Jika kita melihat sebuah gelas dengan air setengah penuh, kita bisa melihat itu sebagai gelas setengah penuh atau gelas setengah kosong. Maaf jika pernyataan ini tidak Anda mengerti, karena pernyataan ini hanya bisa dimengerti oleh orang jenius dan bercita rasa tinggi, karena rasa adalah segalanya.

Hidup ini cuma sebentar, oleh karena itu aku ingin dikenal sebagai pribadi yang baik, pribadi yang tidak terlalu berlebihan dan juga tidak terlalu kekurangan, pribadi yang biasa saja.

Kalau aku punya suatu tujuan, aku akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan itu. Salah satunya adalah menyiksa diri sendiri dan membuat orang lain bangkrut.

Kali ini aku tidak akan membahas tentang cowokku, karena aku sedang tidak mood. Entah kenapa wajahnya semakin mendekati The Beast. Mungkin karena dia menderita bersamaku. Terakhir kali aku melihat Facebooknya, fotonya seperti tukang pangsit di SMA-ku.

Aku akan membahas sedikit tentang keluargaku, dimulai dari adikku. Adikku menderita suatu sindrom yang disebut Cinderella Complex. Wajahnya sangat berbeda denganku, kami bagaikan majikan dan pembantu. Kalian bisa tebak siapa yang majikan dan siapa yang pembantu. Setiap kali kami berselisih pendapat, dia tidak pernah mau kalah. Kalau aku tidak mengalah, dia pasti akan masuk kamar dan menangis menjerit-jerit seperti kejepit pintu. Dia memiliki gengsi yang amat tinggi, mungkin karena tinggi badannya melebihi aku.

Ayah dan ibuku, dua orang dengan kepribadian sangat berbeda, tetapi mereka saling melengkapi. Aku sering memikirkan kepribadian mereka itu, kenapa mereka masih bertahan sampai sekarang. Apa itu yang disebut dengan cinta sejati?

Mereka sangat memerhatikan hubunganku dengan cowokku, sebut saja Kumbang (bukan nama sebenarnya). Walaupun Kumbang tipe pria yang pendiam dan autis, tetapi aku tahu tidak ada pria lain yang bisa berkorban sebesar dia terhadapku. Meski Kumbang dan aku kini sudah terpisah oleh jarak, tetapi kami masih ada dalam satu dimensi waktu, yang menyatukan kami dalam satu visi dan misi, seperti partai politik, yang entah mana yang akan kucoblos saat pemilu, yang jelas aku tidak akan mencoblos yang berwarna pink!

Beralih lagi ke diriku, aku bukan tipe wanita yang suka pergi bersenang-senang menghabiskan uang, aku juga tidak suka repot hanya untuk merawat kecantikan. Mungkin hidupku juga yang membuatku seperti ini.

Kadang aku bisa menyembunyikan perasaaanku terhadap orang lain, baik suka maupun tidak suka. Tapi ada saja yang membuat diriku untuk kembali ke hakikat hidup manusia, yaitu manusia sebagai makhluk yang baik dan sempurna, tetapi setan dalam dirinyalah yang membuatnya memiliki sifat buruk.

Banyak yang aku pikirkan, sehingga setiap di jalan pun aku memikirkan hal itu, bahkan ketika mandi sekalipun aku berpikir kenapa begini, kenapa begono. Sebenarnya aku tidak ingin terus seperti ini karena aku takut menjadi gila. Ya, tetapi orang gila belum diatur dalam Undang-Undang Dasar. Pasti tidak ada yang mengurusku.

Beralih ke masalah kuliah, aku tidak akan membawa nama siapapun ke dalam deskripsiku. Saat pertama masuk kuliah, STAN mungkin sesuatu yang menyenangkan. Tapi lama-kelamaan aku merasa salah jurusan, malas belajar, tidak mudah menangkap materi kuliah, sulit berkomunikasi, suka telat, dan bahkan aku sering tidak tahu ada kuliah. Dosen-dosen tidak ada yang menarik (maksudku ganteng). Selama aku mengikuti kuliah, mata kuliah favoritku adalah bahasa Indonesia. Setelah semester III ini, aku ingin cepat-cepat lulus kuliah, lalu meneruskan kuliah ke filsafat (maaf, bagi yang sebelumnya kuberitahu aku ingin jadi menteri Lingkungan Hidup, aku beralih profesi). Aku bukan orang yang tidak konsisten, tapi aku lebih mengerti diriku setelah usiaku bertambah. Meski mahasiswa filsafat kebanyakan atheis, aku yakin diriku tidak akan menjadi atheis, melainkan politheis.

Aku ingin tahu setiap orang yang aku temui, baik nama dan jenis kelamin mereka, dan apa mereka menyukai film India atau tidak. Karena India adalah hidupku. Kenapa bahasa India lebih mudah diikuti daripada bahasa Inggris?

Makanan favoritku adalah makananan yang menguras sambal, cuka, dan garam. Aku bukan anak manja kepada orangtua, tetapi entah kenapa aku sangat manja pada Kumbang, padahal aku adalah seekor buaya darat yang berjalan di atas kedua kakinya.

Tapi aku ingin ilmu yang aku peroleh selama 6 tahun di madrasah tidak sia-sia. Aku pernah juara MTQ dan juga binausshalat. Aku juga lulusan terbaik madrasah itu. Aku pemecah rekor dengan ayat terbanyak yang pernah dibaca di madrasah itu. Walau aku yakin tidak akan ada yang percaya dengan hal itu. Sayangnya, bakat itu semakin memudar bahkan terkubur dalam-dalam di dalam hatiku yang paling kelam.

Ingat kawan, hidup ini sangat kejam. Jangan lupa bawa semprotan merica kemana-mana, terutama ke warung bakso. Tinggal satu setengah tahun lagi aku lulus. Dulu aku ingin sekali langsung menikahi Kumbang, tapi semakin hari keinginan itu semakin memudar.

Kata yang mengetik tulisan ini, sebut saja Gundik (istilah ini sengaja diperjelas), aku ini psikopat. Sebagai penghormatan, aku akan sedikit menceritakan Gundik. Gundik adalah seseorang yang sangat berpengalaman dalam dunia pergundikan. Dia salah satu korban wanita berlibido tinggi, sebut saja Kuntilanak, yang notabene baru beranak. Semoga saja Kuntilanak tidak membaca ini, karena dia bisa berubah menjadi Hantu Jamu Gendong. Dan Gundik tetaplah gundik. Dia akan mengalami perubahan setelah minum jamu gendong. Sudah cukup tentang pergundikan.

Aku juga punya seorang teman yang baik sekali, sebut saja Gajah Mada. Aku baru mengenalnya sebentar, tapi aku sangat senang karena seorang teman yang memiliki kepribadian unik. Satu hal yang bisa aku pelajari darinya, dia bisa menjadi dirinya sendiri saat berdua denganku. Dia tidak pernah setengah-setengah dalam membantuku, walaupun aku sudah menguras harta bendanya.

Aku juga akan membahas sedikit tentang teman sekosku, sebut saja Ucok (pelafalan mengikuti logat Batak). Dia hampir kubunuh setelah membangunkanku dari tidur lelap. Sendal-sendal dan sepatunya hampir saja kumutilasi. Tapi sayang, setelah melihat wajahnya yang ‘ganteng’ dan bloon, aku tidak tega, sehingga aku mengirim surat kaleng lewat SMS dengan ancaman pembunuhan yang setingkat dengan genosida.

Warna kesukaanku adalah … apa ya … tidak ada!

Kegiatanku selain kuliah adalah menjadi guru privat dengan bayaran yang cukup untuk membeli sebuah negara di Afrika. Semua anak yang pernah menjadi muridku bisa dikategorikan sebagai imbisil dan kerap suka menganiaya diriku. Andai saja aku tidak dibayar, aku akan mengikat mereka semua di rel KA tetapi uang bisa mengalahkan segalanya.

Aku suka lagu-lagu zadul (zaman dulu). Kata orang, aku adalah orang Zakarta yang zadul, bahkan bisa dikatakan kampungan.

Kata guruku dulu, aku punya potensi luar biasa di bidang akademik. Tapi ternyata statement itu berlaku surut. Aku semakin imbisil kini.

Aku ingin berumur panjang, tetapi aku juga tidak ingin menghabiskan hidupku dengan hal yang sia-sia. Setiap orang pasti punya nasib yang berbeda. Aku tidak bisa mengategorikan nasibku kini baik atau buruk, tapi aku sangat mensyukuri dengan apa yang ada di diriku sekarang.

30 thoughts on “Kaskus

  1. mampir nih…
    blogwalking..
    salam kenal…

    blognya bagus…
    sama seperti yang punya blog “cantik”

    penulis blog ini, kalo diperhatiin kaya Asmiranda ya.. (selebritis red)

    moga tambah sukses dan maju blognya…

    kami saling berbagi info…
    mau tukeran link bisa ga ya???

    jangan lupa mampir ketempat saya ya…
    http://hermawanputra.wordpress.com

  2. hahaha…bagus neng ceritanya

    klo dilihat dari tulisanya eneng nih bakatnya di bidang seni menulis

    coba buat novel apa gtu atau semacamnya,siapa tau bisa ngalahin si raditya dika penulis novel kambing jantan b^^d,secara eneng juga manis kok,dalam foto tapi klo aslinya kurang tau coz lom pernah ketemu hehe ^^V

    mohon maap atas thread saya yg ini http://yopa21.wordpress.com/2009/09/04/cara-membuat-subtitle

    saya sebenernya juga gagal pas nyobanya,kayaknyaada yg kurang itu neng😀

    • Makasih, Yop..
      Iya dong, aku kan multi talent, hmm kalau bisa ngalahin Raditya Dika wahhh aku cuma mimpi kali ya, tapi gpp suatu saat kalau ada kesempatan, akan kucoba.

      Manis?
      ASlinya, jauuuhh lebih manis+cantik+seksi, hhhee yang terakhir ngarang abis.

      Oke, i have replied to ur web….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s